Pengembangan Kompetensi Berpikir dan Karakter Siswa Melalui Inovasi Pembelajaran Sejarah
Abstract
Sumber-sumber dalam anotasi secara kolektif menegaskan bahwa inovasi pembelajaran sejarah baik melalui model pembelajaran berbasis proyek, pemanfaatan media digital, maupun penguatan empati sejarah terbukti mampu mengembangkan kompetensi berpikir tingkat tinggi (kritis, kreatif, dan holistik) sekaligus membentuk karakter siswa yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Oleh karena itu, para pendidik sejarah perlu secara aktif bertransformasi dari metode ceramah konvensional menuju pendekatan pembelajaran yang lebih inovatif, interaktif, dan bermakna.
